Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / berita / Netanyahu Pastikan Hamas Renyah,...
BERITA

Netanyahu Pastikan Hamas Renyah, Tegaskan Tidak Ada Ruang Kekuasaan

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 5 Oktober 2026
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berpidato dalam upacara peringatan di Mount Herzl Cemetery

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berpidato dalam upacara peringatan di Mount Herzl Cemetery

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas menyatakan bahwa kelompok Hamas tidak akan pernah lagi berkuasa di Jalur Gaza. Pernyataan keras tersebut disampaikan di tengah peringatan nasional tiga tahun tragedi berdarah yang mengguncang sejarah Israel pada 7 Oktober.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, bendera-bendera nasional dikibarkan setengah tiang di berbagai gedung publik sejak pagi hari untuk mengenang para korban jiwa. Upacara kenegaraan yang dihadiri oleh para pejabat tinggi tersebut berlangsung di pemakaman militer Mount Herzl, Yerusalem.

Dalam pidatonya, Netanyahu menyampaikan bahwa pemerintahannya telah mencatatkan berbagai pencapaian besar dalam operasi militer, namun misi utama belum sepenuhnya selesai. "Kami telah mencapai pencapaian yang luar biasa, tetapi masih ada misi di depan mata dan kami berniat menyelesaikannya," ujar Netanyahu sebagaimana dikutip dari laporan.

Lebih lanjut, ia menegaskan posisi Israel terkait masa depan wilayah kantong tersebut. "Tidak akan ada pemerintahan Hamas di Gaza," imbuhnya sambil berjanji akan terus memburu pihak-pihak yang terlibat dalam serangan maupun penyanderaan.

Suasana sempat memanas ketika seorang pengunjuk rasa melontarkan protes keras di tengah pidato sang perdana menteri. Pengunjuk rasa tersebut meneriakkan kecaman karena kegagalan melindungi warga sipil pada tragedi Oktober lalu, yang membuat Netanyahu sempat menghentikan pidatonya sejenak.

Berdasarkan data resmi, serangan yang dipimpin Hamas pada saat itu menelan korban tewas sebanyak lebih dari 1.200 orang serta ratusan sandera yang diseret ke Gaza. Sebagai balasan atas serangan tersebut, militer Israel melancarkan kampanye militer masif yang berdampak besar pada korban jiwa di wilayah Jalur Gaza.

Mengutip analisis dari pengamatan awak media, dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah saat ini semakin meluas ke berbagai front pertempuran. Selain fokus di Gaza, Israel juga terus melancarkan serangan terhadap kelompok Hezbollah di Lebanon serta memperingatkan rezim kepemimpinan di Iran.

Topics
benjamin netanyahu gaza hamas israel hezbollah iran timur tengah yerusalem
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.