Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah narasi yang mengeklaim bahwa lima orang jurnalis yang sebelumnya dilaporkan hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau telah ditemukan selamat. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kabar bohong tersebut menyebutkan para awak media ini terdampar di kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, narasi menyesatkan ini mulai disebarkan oleh sejumlah akun media sosial pada tanggal 19 September 2026. Padahal, tim SAR gabungan telah resmi menghentikan operasi pencarian pada 17 September 2026 setelah melewati proses penyisiran selama sepuluh hari penuh di perairan terkait.
Mengutip analisis dari tim cek fakta, unggahan tersebut turut menampilkan sebuah foto yang memperlihatkan lima orang sedang memegang selembar karton bertuliskan pesan "Kami Terdampar di Pulau Seribu". Namun setelah ditelusuri lebih mendalam, foto itu terbukti merupakan hasil manipulasi digital belaka.
Faktanya, foto asli yang mendasari unggahan tersebut justru diambil pada momen sebelum para korban mengalami hilang kontak di sekitar wilayah perairan Selat Sunda sejak tanggal 7 September 2026 lalu. Kelima jurnalis yang diidentifikasi sebagai Arie Basuki, M Bagus Khoirunnas, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal Husni hingga saat ini masih belum ditemukan.