Menjelang musim liburan yang sibuk, Google kembali membagikan trik penting bagi para pelancong yang ingin merencanakan perjalanan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Google Flights, melonjaknya harga bahan bakar telah memicu kenaikan tarif tiket pesawat secara signifikan di berbagai rute perjalanan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media dan pengamatan tim redaksi, fenomena kenaikan harga ini membuat pemburu diskon harus lebih cermat dalam menentukan waktu pemesanan agar tidak terjebak harga tinggi. Mengutip laporan resmi Google Flights, strategi pemesanan yang tepat kini menjadi kunci utama untuk mengamankan anggaran liburan akhir tahun.
Untuk penerbangan domestik di Amerika Serikat, waktu paling ideal untuk memesan tiket adalah 39 hari sebelum keberangkatan, dengan kisaran harga terendah jatuh antara 57 hingga 22 hari sebelum tanggal terbang. Sementara itu, untuk penerbangan internasional, calon penumpang disarankan merencanakannya jauh-jauh hari dengan angka ajaib 89 hari sebelum keberangkatan.
Aturan tersebut sedikit berbeda ketika memasuki periode liburan khusus seperti Thanksgiving dan Natal. Tiket penerbangan Thanksgiving terpantau paling murah jika dibeli 34 hari sebelum keberangkatan, sedangkan tiket liburan Natal justru wajib dipesan lebih awal, yakni sekitar 56 hari sebelumnya.
Selain jadwal pemesanan, Google juga memetakan sejumlah destinasi wisata yang paling diminati sepanjang musim liburan tahun ini. Hawaii tercatat menjadi destinasi teratas untuk liburan Thanksgiving, disusul oleh lonjakan minat pelancong internasional ke Yunani dan Kanada menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru.