Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / teknologi / Googlebook Chip Intel Hadapi...
TEKNOLOGI

Googlebook Chip Intel Hadapi Kendala, Jalankan Aplikasi Android Berat

By Luchy Redyafri • 2 min read • 5 Oktober 2026
Perangkat Googlebook dengan chipset Intel yang sedang diuji coba untuk menjalankan aplikasi Android.

Perangkat Googlebook dengan chipset Intel yang sedang diuji coba untuk menjalankan aplikasi Android.

Kehadiran perangkat laptop terbaru dari lini Googlebook mendadak menjadi sorotan di kalangan pengamat teknologi global. Berdasarkan laporan terbaru, perangkat Googlebook yang ditenagai oleh chipset Intel dilaporkan masih menemui hambatan saat harus menjalankan aplikasi maupun game Android dengan tingkat kerumitan tinggi.

Berdasarkan analisis awak media, permasalahan arsitektur perangkat keras ini sebenarnya bukan hal baru di ekosistem Google. Sejak era awal integrasi aplikasi Android ke sistem ChromeOS, perangkat berbasis arsitektur ARM terbukti jauh lebih optimal ketimbang mesin yang menggunakan prosesor berbasis x86 buatan Intel.

Kendati lini perangkat Googlebook kali ini dibangun di atas fondasi sistem operasi yang sepenuhnya berbasis Android, hambatan tersebut tampaknya belum sepenuhnya terselesaikan. Google secara resmi mengonfirmasi bahwa pengguna laptop dengan dapur pacu Intel berpotensi menghadapi kendala minor ketika membuka program yang membutuhkan performa grafis dan komputasi berat.

Kendati demikian, pihak perusahaan menegaskan bahwa mayoritas aplikasi tetap dapat berjalan secara normal dan mulus tanpa kendala berarti. "Sebagian besar aplikasi Android berjalan lancar di Googlebook berbasis Intel maupun Qualcomm langsung dari kotak," ujar perwakilan Google sebagaimana dikutip dari laporan Android Authority.

Lebih lanjut, Google menjelaskan bahwa tantangan utama muncul karena sebagian besar aplikasi seluler dirancang secara khusus untuk arsitektur chip ARM. Oleh karena itu, sejumlah aplikasi dan game kompleks memerlukan penyesuaian khusus dari para pengembang agar dapat beroperasi secara maksimal pada platform berbasis Intel.

Tim redaksi mengamati bahwa situasi ini menjadi krusial mengingat gelombang pertama perilisan perangkat Googlebook didominasi oleh mesin ber-chipset Intel. Sejumlah jenama teknologi ternama seperti Lenovo, Asus, dan Acer diketahui menggunakan chip Intel generasi Panther Lake, sementara Dell dan HP memilih mengandalkan Snapdragon X Elite.

Di sisi lain, kolaborasi lintas industri terus digalakkan guna mengatasi persoalan kompatibilitas ini. Google menyatakan pihaknya sedang bekerja sama secara intensif dengan para pengembang aplikasi, Intel, serta Qualcomm untuk terus mengoptimalkan performa dan memperluas cakupan kompatibilitas di seluruh lini perangkat.

Topics
googlebook intel android apps qualcomm panther lake snapdragon x elite teknologi gadget
Jurnalis Teknologi & Digital

Luchy adalah jurnalis yang fokus meliput perkembangan teknologi, digital, dan inovasi. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), ia memiliki pemahaman teknis yang kuat untuk menyajikan berita teknologi yang akurat dan relevan. Liputannya mencakup startup digital, kecerdasan buatan, dan transformasi digital.