Kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya masih harus bekerja keras untuk menembus jajaran elit papan atas klasemen sementara perolehan medali. Berdasarkan pantauan hingga Senin malam, kontingen Merah Putih yang berkekuatan 432 atlet dari 39 cabang olahraga terpaku di peringkat ke-13 dengan total raihan tujuh medali.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, posisi ini menunjukkan bahwa persaingan di multievent terbesar Asia tersebut berlangsung sangat sengit sejak hari-hari awal kompetisi. Meskipun demikian, torehan medali yang dikumpulkan sejauh ini tetap merepresentasikan kerja keras para atlet terbaik bangsa yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Satu-satunya medali perak yang diraih Indonesia sejauh ini datang dari cabang olahraga teqball melalui penampilan gemilang atlet asal Riau, Sumaya. Bertanding di nomor Women’s Singles, Sumaya sukses mencatatkan sejarah membanggakan bagi debut teqball Indonesia di panggung Asian Games meski harus puas dengan medali perak setelah berjuang sengit tiga set melawan wakil Myanmar.
Selain dari teqball, tambahan medali perunggu pada hari Senin disumbangkan dari cabang olahraga Mixed Martial Arts dan wushu. Vallensia Fahira Hotmauli sukses mengamankan medali perunggu dari cabor MMA kelas 54 kg yang juga menjalani debutnya, sementara Eugenia Diva Widodo menyumbangkan medali perunggu dari kategori Changquan putri.
Dalam peta persidangan kawasan Asia Tenggara atau ASEAN, Indonesia saat ini berada di urutan ketiga di bawah Thailand dan Myanmar. Tim redaksi mencatat bahwa Thailand memimpin perolehan medali regional berkat dominasi mereka di cabang teqball, sementara Myanmar berada tepat di atas Indonesia berkat raihan medali emas.