Kabar baik menghampiri para pengguna transportasi publik di Singapura. Layanan kereta pada jalur Sengkang West Inner Loop dipastikan kembali beroperasi normal pada Minggu (4/10), lebih cepat dua minggu dari jadwal semula berkat percepatan proyek peningkatan depo.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan Land Transport Authority (LTA), jalur loop yang melintasi Stasiun Cheng Lim dari Stasiun Sengkang tersebut sebelumnya telah ditutup sejak 19 April lalu. Penutupan itu dilakukan guna memuluskan proyek besar perluasan depo Sengkang-Punggol LRT agar kapasitasnya meningkat hingga tiga kali lipat demi mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang.
Mengutip keterangan resmi pihak berwenang, tim proyek berhasil mencatatkan progres signifikan melalui optimalisasi urutan kerja di lapangan. Seiring dengan kembali beroperasinya jalur ini, layanan bus pengumpan masa jam sibuk pagi yang sebelumnya dihadirkan untuk menjaga konektivitas warga resmi dihentikan setelah jam sibuk malam hari.
Berdasarkan analisis tim redaksi, percepatan penyelesaian infrastruktur ini menunjukkan efisiensi kerja yang patut diacungi jempol dalam menangani mobilitas harian warga kawasan timur laut. Peningkatan depo yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2027 ini nantinya diproyeksikan mampu mendongkrak kapasitas rata-rata jaringan Sengkang-Punggol LRT hingga 30 persen.
Selain pembukaan kembali jalur kereta, pemerintah setempat juga mengumumkan perpanjangan program naik kereta gratis saat jam sepi selama satu tahun ke depan. Kebijakan ini dinilai sukses mengalihkan sekitar 10 persen komuter untuk bepergian di luar jam sibuk, sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi para penduduk di kawasan tersebut.