Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / teknologi / Singapura Mulai Bangun Peternakan...
TEKNOLOGI

Singapura Mulai Bangun Peternakan Telur Raksasa, Produksi Setengah Miliar

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 30 September 2026
Petinggi perusahaan dan menteri Singapura melakukan peletakan batu pertama peternakan telur

Petinggi perusahaan dan menteri Singapura melakukan peletakan batu pertama peternakan telur

Pemerintah Singapura mengambil langkah strategis besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui dimulainya pembangunan fasilitas peternakan telur keempat yang sempat mengalami penundaan panjang selama beberapa tahun akibat berbagai kendala global.

Sebagaimana dilaporkan dalam seremoni peletakan batu pertama di kawasan Lim Chu Kang, proyek ambisius yang dinamai DoMo Farm ini dioperasikan oleh perusahaan lokal ISE Foods Holdings dengan dukungan teknologi modern berbasis kecerdasan buatan.

Berdasarkan analisis tim redaksi, kehadiran fasilitas peternakan canggih ini diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 500 juta butir telur setiap tahunnya pada kapasitas penuh, atau setara dengan seperempat dari total konsumsi tahunan negara tersebut.

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu menyatakan bahwa peningkatan pasokan dari produsen lokal sangat krusial guna memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi warga di tengah ketidakpastian rantai pasok global.

"Selama masa krisis dan disrupsi, peternakan lokal memberikan penyangga tambahan berupa sumber pangan domestik yang memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman di atas meja makan kita," ujar Grace Fu dalam sambutannya.

Pengamatan awak media mencatat bahwa proyek yang menelan biaya sekitar 110 juta dolar Singapura ini sempat tertunda sejak perjanjian awal tahun 2021 akibat pandemi COVID-19, krisis energi, hingga tantangan biosekuriti regional.

Meskipun sempat menghadapi berbagai hambatan berat, pihak pengelola menilai penundaan tersebut justru membawa berkah tersendiri karena memungkinkan penerapan teknologi otomatisasi tingkat lanjut dan sensor AI yang jauh lebih matang untuk efisiensi operasional.

Fase pertama pembangunan peternakan seluas 15 hektare di Kranji Way ini ditargetkan rampung dalam waktu kurang dari dua tahun, dengan kelompok produksi telur pertama dijadwalkan mulai memadati rak-rak toko ritel pada tahun 2028 mendatang.

Topics
singapura peternakan telur ketahanan pangan domo farm grace fu lim chu kang ekonomi
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.