Membayangkan orang tua atau lansia melakukan gerakan melompat dan mendarat mungkin terasa mengkhawatirkan bagi sebagian besar anak. Kekhawatiran akan risiko jatuh, cedera, atau patah tulang sering kali membuat keluarga membatasi aktivitas fisik mereka sebatas jalan santai atau senam ringan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Namun, pandangan tersebut mulai bergeser di kalangan praktisi kebugaran dan medis. Menurut Dr Chiam Tut Fu, seorang dokter spesialis kedokteran olahraga, seiring bertambahnya usia, kemampuan kecepatan, waktu reaksi, dan keseimbangan tubuh cenderung mengalami penurunan drastis.
Lebih lanjut dijelaskan, latihan pliometrik atau gerakan eksplosif ringan sangat esensial untuk melatih kelincahan serta refleks tubuh. "Plyometrics trains your body to move and react faster, so when you start to fall, you have a real chance of catching yourself or pushing back up off the floor," ungkap Joshua Tan, seorang pelatih kebugaran profesional.
Dari sudut pandang analisis redaksi, pendekatan latihan ini memberikan terobosan baru dalam dunia geriatri modern. Selama ini, sebagian besar program kebugaran lansia hanya berfokus pada latihan ketahanan atau peregangan dasar, padahal tubuh manusia juga memerlukan stimulasi terhadap beban kejut ringan demi menjaga ketahanan sendi.
Manfaat tersebut juga diperkuat oleh berbagai temuan ilmiah terkini. Berdasarkan tinjauan sistematis, gerakan eksplosif seperti melompat kecil mampu memicu sel pembentuk tulang atau osteoblas untuk merangsang pertumbuhan jaringan tulang baru secara optimal.
Kendati demikian, pelaksanaan latihan ini tentu dirancang secara khusus dan jauh berbeda dari versi atletik pada umumnya. Dr Chiam menekankan bahwa program pliometrik untuk lansia dimulai dengan kecepatan minimal, minim benturan, serta ruang gerak sendi yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu.
Bagi para lansia yang berminat memulai, konsistensi menjadi kunci utama keberhasilan program latihan ini. Sebagaimana dilaporkan dari berbagai sesi pendampingan kebugaran, peningkatan keseimbangan dan energi tubuh bahkan sudah mulai dirasakan oleh para peserta dalam kurun waktu satu hingga sebulan latihan rutin.