Langkah besar kembali diambil oleh CEO Meta Mark Zuckerberg dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Mengutip laporan dari Bloomberg Opinion, Meta baru saja meluncurkan asisten AI personal bernama Muse beserta perangkat pendukung berbentuk gantungan bernama Muse Charm yang sekilas mirip permainan populer Tamagotchi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perangkat Muse Charm dirancang dengan tampilan layar di bagian tengah yang menampilkan karakter virtual Muse. Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan tampilan, pakaian, suara, hingga berbagai atribut karakter tersebut sesuai selera pribadi.
Menurut pengamatan tim redaksi, pendekatan emosional yang dihadirkan Meta melalui desain menggemaskan ini berhasil mengubah citra Mark Zuckerberg di mata publik. Selama ini, sang pendiri Meta sering kali diasosiasikan sebagai sosok teknolog yang kaku dan kurang peka terhadap kebutuhan konsumen awam.
Inovasi perangkat keras dan lunak ini dinilai banyak pihak sebagai titik balik yang sangat penting. Sebagaimana dilaporkan oleh para analis industri, kehadiran Muse memiliki potensi besar untuk merevolusi cara masyarakat berinteraksi dengan kecerdasan buatan, mirip dengan bagaimana iPod mengubah industri musik portabel di masa lalu.
Meskipun demikian, perjalanan Meta tentu tidak akan berjalan tanpa hambatan berarti. Sejumlah raksasa teknologi lain dilaporkan tengah bersiap meluncurkan produk tandingan, sementara tantangan terkait kepercayaan pengguna terhadap privasi data masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh perusahaan.
Di sisi lain, peluang bisnis yang terbuka bagi Meta melalui ekosistem AI ini sangatlah menggiurkan. Dengan basis pengguna harian mencapai miliaran orang serta model bisnis baru yang mengandalkan langganan dan transaksi digital, Meta berada di jalur tepat untuk mengurangi ketergantungan pendapatan dari sektor periklanan.