Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Meta, kembali membuat gebrakan besar di industri perangkat sandang pintar dengan memperkenalkan lini terbaru kacamata pintar Ray-Ban Meta generasi ketiga dan varian audio-only. Di tengah berbagai kontroversi publik yang sempat menerpa beberapa waktu lalu, popularitas kacamata pintar justru melonjak drastis dan menempatkan Meta sebagai pemain dominan di pasar ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan dari awak media, langkah agresif Meta kali ini menunjukkan keseriusan mereka untuk memperkokoh dominasi dengan menghadirkan tiga varian anyar sekaligus. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kehadiran kacamata bermerek Meta dengan banderol harga yang lebih terjangkau, dimulai dari angka 249 dolar AS atau sekitar kisaran Rp3,8 juta.
Selain itu, Meta juga memperkenalkan inovasi baru berupa kacamata khusus audio bernama Ray-Ban Meta Audio yang dibanderol mulai harga 349 dolar AS. Perangkat ini sengaja menanggalkan fitur kamera demi merampingkan bentuk fisik, sehingga menghasilkan bobot yang sangat ringan yakni hanya 43 gram dengan daya tahan baterai mencapai 12 jam dalam sekali pengisian daya.
Sementara itu, lini utama Ray-Ban Meta Gen 3 resmi dilepas ke pasaran dengan harga mulai dari 449 dolar AS yang menawarkan peningkatan daya tahan baterai hingga sembilan jam serta kemampuan perekaman video beresolusi tinggi 3K. Dari analisis tim redaksi, variasi gaya yang mencapai 27 kombinasi bingkai membuktikan bahwa Meta tidak hanya berfokus pada teknologi internal, tetapi juga tren mode masa kini.
Ekspansi lini kacamata pintar ini juga diikuti dengan pembaruan pada seri Display yang kini dilengkapi navigasi bebas genggam, integrasi media sosial, serta ketersediaan wilayah penjualan yang semakin luas secara global. Kehadiran berbagai inovasi ini diyakini akan semakin memperketat persaingan industri perangkat cerdas di kancah internasional.