Pertandingan sarat gengsi antara Timnas Indonesia dan Malaysia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menyita perhatian luas dari berbagai media serumpun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Malay Mail, pelatih interim Malaysia Tan Cheng Hoe secara terbuka meminta anak asuhnya untuk tidak gentar menghadapi teror mental dari puluhan ribu pendukung tuan rumah.
Menurut analisis awak media, atmosfer Stadion GBK yang dikenal bergemuruh sering kali menjadi momok menakutkan bagi tim tamu, namun kubu Malaysia justru mencoba mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi tambahan di lapangan.
"Pertandingan melawan Indonesia di GBK memberi kami kepercayaan diri dan semangat. Saya kira stadion akan penuh dan para pemain kami justru menikmati atmosfer seperti ini," ujar Tan Cheng Hoe dikutip dari laporan Malay Mail.
Meski demikian, juru taktik berusia 58 tahun tersebut tetap mengingatkan para pemainnya agar menjaga fokus penuh mengingat kualitas skuad Garuda yang patut diwaspadai.
Modal kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bangladesh pada laga pembuka Grup A turut diyakini menjadi suntikan moral yang berharga bagi Harimau Malaya sebelum melakoni partai tandang yang berat ini.
Semangat serupa juga disuarakan oleh pemain naturalisasi Malaysia, Manuel Hidalgo, sebagaimana dilaporkan oleh Harian Metro bahwa timnya sama sekali tidak merasa minder menghadapi reputasi besar Indonesia.
"Indonesia adalah tim yang sangat kuat. Tidak ada yang bisa menyangkal hal itu. Namun, Malaysia juga merupakan tim yang kuat. Jadi, saya percaya pada peluang kami," tegas Hidalgo dalam wawancaranya.