Dunia olahraga akuatik Singapura kini tengah berbangga setelah perenang andalan mereka, Gan Ching Hwee, sukses menorehkan prestasi luar biasa di ajang Asian Games. Di balik kesuksesan atlet berusia 23 tahun ini dalam memecahkan sejumlah rekor nasional dan menyabet medali perak, terdapat tangan dingin seorang pelatih yang telah menemaninya selama lebih dari satu dekade, yakni Eugene Chia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, hubungan panjang antara perenang dan pelatih ini merupakan salah satu contoh langka dalam dunia olahraga modern. Eugene pertama kali melihat bakat tersembunyi Gan saat perenang tersebut baru berusia 11 tahun di sebuah kamp latihan, di mana ia terpesona oleh teknik renang yang sangat bersih dan disiplin tinggi yang ditunjukkan sang atlet muda.
Meskipun sempat menghadapi berbagai rintangan berat, termasuk masa-masa sulit selama pandemi COVID-19 dan kekecewaan batal tampil di Olimpiade Tokyo akibat persoalan administratif, keduanya mampu bangkit melalui komunikasi yang lebih baik dan bantuan seorang psikolog olahraga. Eugene mengungkapkan bahwa dirinya selalu memegang teguh prinsip kerja keras serta konsistensi tinggi dalam membimbing anak asuhnya tersebut.
Mengutip laporan dari awak media, kerja keras tanpa kenal lelah ini akhirnya terbayar tuntas ketika Gan berhasil mengukir rekor nasional baru di berbagai ajang bergengsi internasional, mulai dari Olimpiade hingga Asian Games. Ke depan, sang pelatih optimis bahwa batasan prestasi Gan masih bisa terus berkembang, termasuk peluang besar untuk menembus babak final Olimpiade nomor gaya bebas 1500 meter.