Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / berita / Sekolah Rakyat Medan Krisis Guru,...
BERITA

Sekolah Rakyat Medan Krisis Guru, Kuota 1.000 Siswa Terancam

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 25 September 2026
Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Medan yang kekurangan tenaga pengajar

Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Medan yang kekurangan tenaga pengajar

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan yang berlokasi di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, tengah menghadapi persoalan krusial terkait minimnya jumlah tenaga pendidik. Situasi ini membuat pihak sekolah harus memutar otak guna mencukupi kebutuhan pengajar demi kelancaran kegiatan belajar mengajar bagi ratusan anak didik.

Berdasarkan keterangan dari Kepala SMA dan SD Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan, Syahripal Putra, pihak sekolah telah mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah daerah agar segera mengirimkan tambahan guru. Meski demikian, hingga saat ini masih ada posisi tertentu yang belum terisi karena instansi pemerintah sendiri juga mengalami keterbatasan tenaga di bidang tersebut.

"Kita juga meminta kepada Pemko maupun Pemprov untuk mengadakan guru. Namun memang tentu saja ada guru yang kita belum dapat, yaitu guru agama karena di tingkat Pemprov maupun Pemko sendiri itu kekurangan," ungkap Syahripal saat menerima kunjungan pejabat terkait di lokasi sekolah.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah mengambil kebijakan mandiri dengan mengacu pada regulasi yang ditetapkan oleh Kemensos dan Kemenpan RB guna merekrut tenaga pendidik yang kredibel. Pengisian formasi ini nantinya akan dilegalkan melalui penerbitan Surat Keputusan langsung dari Kementerian Sosial.

Di sisi lain, Deputi 3 Bakom RI, Kurnia Ramadhana, yang turut melakukan peninjauan secara langsung mengungkapkan bahwa keterbatasan jumlah pengajar menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan kapasitas tampung sekolah. Akibat kondisi tersebut, kuota ideal sebanyak 1.000 siswa di Sekolah Rakyat ini belum dapat dipenuhi sepenuhnya demi menjaga rasio ideal antara guru dan murid.

"Iya, tentu kalau kita melihat ada cukup banyak anak-anak SD yang ada di Sekolah Rakyat dan belum berimbangan antara jumlah siswa dan jumlah guru. Tentu dalam hal ini sebagaimana tadi disampaikan oleh Pak Kepala Sekolah, prosesnya sedang berjalan hari ini," jelas Kurnia menanggapi kondisi di lapangan.

Kendati dihadapkan pada kendala serius pada sektor tenaga pendidik, hasil pemantauan menunjukkan bahwa fasilitas dan pemenuhan kebutuhan dasar para siswa di sekolah ini sudah berjalan dengan sangat layak. Berdasarkan data nasional, program Sekolah Rakyat sendiri telah menjangkau lebih dari 180 titik di seluruh wilayah Indonesia dengan total puluhan ribu siswa aktif.

Topics
sekolah rakyat medan kekurangan guru pemkot medan pemprov sumut pendidikan medan tuntungan
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.