Pelari kebanggaan Singapura, Shanti Pereira, kembali menorehkan tinta emas di panggung olahraga internasional setelah sukses mempertahankan gelar juara nomor 200 meter putri dalam ajang Asian Games 2026 yang berlangsung di Nagoya, Jepang. Di tengah cuaca stadion yang diguyur hujan, atlet berusia 30 tahun tersebut tampil tanpa beban dan berhasil mengungguli para pesaing tangguhnya dari berbagai negara Asia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari arena pertandingan di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium pada Minggu, Pereira sukses mencatatkan waktu 22,78 detik yang sekaligus menyamai catatan musim terbaiknya. Ia berhasil melintasi garis finis di posisi pertama, mengalahkan wakil China, Chen Yujie, yang harus puas meraih medali perak dengan catatan waktu 22,93 detik, sementara medali perunggu diamankan oleh Harita Bhadra asal India dengan torehan 23,20 detik.
Menanggapi kemenangan gemilangnya, Pereira mengakui bahwa dirinya sempat merasa kelelahan dan mengalami ketegangan mental menjelang perlombaan final akibat kurang tidur. Namun, kekuatan tekad dan keyakinan diri yang kuat membantunya mengabaikan rasa lelah tersebut untuk fokus memberikan penampilan terbaik bagi negaranya.
"Coming into today, I knew it was my day. Nothing was going to stop me from getting it," ujar Pereira mengungkapkan keyakinannya kepada awak media setelah pertandingan usai.
Dari analisis tim redaksi, kemenangan bersejarah ini semakin mengukuhkan status Pereira sebagai salah satu legenda atletik Asia Tenggara. Keberhasilannya mempertahankan takhta juara membuktikan bahwa mentalitas juara dan ketahanan emosional memegang peran krusial dalam memenangkan persaingan ketat di multi-event tingkat benua seperti Asian Games.
Prestasi luar biasa ini langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam yang menyampaikan ucapan selamat melalui akun media sosial resminya. Dukungan penuh serta rasa bangga juga mengalir deras dari publik negeri singa atas dedikasi dan sejarah baru yang berhasil diukir oleh sang atlet.