Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / teknologi / Iran Layangkan Ancaman Serangan...
TEKNOLOGI

Iran Layangkan Ancaman Serangan Baru, Menanti Respons AS Terkait Selat Hormuz

By Yuda Afandi Butar Butar • 1 min read • 29 September 2026
Papan reklame di Teheran yang menggambarkan anggota IRGC dan drone laut AS

Papan reklame di Teheran yang menggambarkan anggota IRGC dan drone laut AS

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melontarkan ancaman keras terkait keamanan dan jalur perdagangan energi global. Berdasarkan laporan dari arena diplomasi internasional, Teheran menegaskan bakal melancarkan serangan baru ke berbagai infrastruktur regional apabila tuntutan keamanan mereka tidak dipenuhi oleh pihak barat.

Berdasarkan pengamatan awak media, ancaman tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Perunding Iran sekaligus Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dalam sebuah rekaman video yang dirilis oleh televisi pemerintah. Melalui pernyataan resminya, pihak kepemimpinan Iran menegaskan bahwa "Dalam sebuah wilayah di mana kami tidak bisa menjual minyak, tidak seorang pun boleh menjual minyak, atau jika keamanan kami tidak dijamin, tidak ada infrastruktur yang akan tetap aman".

Sikap agresif ini ditunjukkan Teheran sembari menunggu tanggapan resmi dari Washington mengenai proposal baru terkait pembukaan kembali jalur vital Selat Hormuz. Sebagaimana dilaporkan tim redaksi, konflik berkepanjangan ini telah memicu blokade pelayaran komersial yang berdampak besar terhadap pasokan minyak dan gas alam cair dunia sejak awal tahun.

Topics
iran amerika serikat selat hormuz konflik timur tengah minyak dunia mohammad bagher ghalibaf timur tengah
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.