Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melontarkan ancaman keras terkait keamanan dan jalur perdagangan energi global. Berdasarkan laporan dari arena diplomasi internasional, Teheran menegaskan bakal melancarkan serangan baru ke berbagai infrastruktur regional apabila tuntutan keamanan mereka tidak dipenuhi oleh pihak barat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan awak media, ancaman tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Perunding Iran sekaligus Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dalam sebuah rekaman video yang dirilis oleh televisi pemerintah. Melalui pernyataan resminya, pihak kepemimpinan Iran menegaskan bahwa "Dalam sebuah wilayah di mana kami tidak bisa menjual minyak, tidak seorang pun boleh menjual minyak, atau jika keamanan kami tidak dijamin, tidak ada infrastruktur yang akan tetap aman".
Sikap agresif ini ditunjukkan Teheran sembari menunggu tanggapan resmi dari Washington mengenai proposal baru terkait pembukaan kembali jalur vital Selat Hormuz. Sebagaimana dilaporkan tim redaksi, konflik berkepanjangan ini telah memicu blokade pelayaran komersial yang berdampak besar terhadap pasokan minyak dan gas alam cair dunia sejak awal tahun.