Pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump mendadak menjadi sorotan tajam setelah pidatonya dalam kampanye pemilu sela di Nebraska menuai kecaman luas dari Partai Demokrat. Berdasarkan laporan yang dihimpun, Trump sempat menyinggung soal harga minyak yang tinggi akibat konflik dengan Iran serta pentingnya menghentikan ambisi nuklir Teheran demi keamanan global. Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang kemarahan karena dianggap memicu ancaman keamanan domestik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam rekaman video yang viral di media sosial, Trump menyebut bahwa pengorbanan harga minyak yang tinggi adalah harga kecil demi menjaga keselamatan dunia dan negaranya. Namun, kalimat berikutnya yang diucapkan sang presiden ditafsirkan lain oleh para politisi oposisi. Sebagaimana dilaporkan, Trump melontarkan kalimat terkait kota-kota besar yang kemudian memicu kontroversi politik masif di tengah memanasnya suhu politik menjelang pemilu sela.
Gubernur California Gavin Newsom bersama pemimpin minoritas DPR dari Partai Demokrat Hakeem Jeffries langsung melayangkan kritik pedas melalui akun media sosial mereka. Mereka menilai pernyataan tersebut sangat berbahaya dan menganggap ancaman pemusnahan kota di Amerika Serikat bukanlah bahan yang pantas untuk dijadikan bahan gurauan. Dari analisis awak media, polemik ini mencerminkan tingginya ketegangan politik antara kubu Republik dan Demokrat di tengah kekhawatiran dampak perang Iran terhadap ekonomi warga.
Menanggapi kontroversi tersebut, pihak Gedung Putih memberikan pembelaan keras dan menyebut reaksi publik serta media massa sebagai kepanikan yang tidak berdasar pada kenyataan. Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menegaskan bahwa sang presiden sama sekali tidak bermaksud mengajak musuh asing menyerang wilayah domestik. Menurut penjelasannya, Trump sedang memaparkan ancaman nyata yang akan dihadapi kota-kota di Amerika Serikat jika program nuklir Iran tidak dihentikan sejak dini.