Kawasan sekitar Tokyo dan prefektur sekitarnya diguncang oleh kedatangan Topan Dujuan yang membawa angin kencang serta potensi curah hujan ekstrem. Berdasarkan laporan dari otoritas setempat, badai dahsyat ini memaksa maskapai penerbangan nasional untuk menghentikan operasional sejumlah rute demi keselamatan penumpang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Japan Airlines dan All Nippon Airways tercatat membatalkan ratusan jadwal penerbangan. "Lebih dari 9.000 rumah tangga di dekat Tokyo mengalami pemadaman listrik total," ungkap data dari lembaga penanggulangan bencana setempat.
Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) memperingatkan bahwa total curah hujan dapat melampaui rata-rata bulanan September. Ancaman tanah longsor juga dikeluarkan untuk wilayah Tokyo, Chiba, Kanagawa, dan Shizuoka menyusul pergerakan badai ke arah utara.
Dampak badai ini turut melumpuhkan berbagai agenda penting publik, termasuk penundaan keberangkatan Perdana Menteri Sanae Takaichi ke New York serta penutupan lebih awal pameran gim Tokyo Game Show. Sejumlah acara hiburan luar ruangan dan pertandingan olahraga pun terpaksa dibatalkan.
Analisis dari awak media menunjukkan bahwa intensitas cuaca ekstrem di kawasan Asia Timur akhir-akhir ini semakin menuntut kesiapsiagaan infrastruktur publik yang lebih tangguh. Pemerintah daerah terus mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.