Kabar gembira datang bagi para pengendara di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara menyusul kebijakan terbaru dari PT Pertamina Patra Niaga yang resmi melakukan penyesuaian penurunan harga untuk sejumlah produk bahan bakar minyak non-subsidi terhitung mulai awal bulan ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun tim redaksi, kebijakan penurunan harga berkala ini mencakup produk unggulan seperti Pertamax dan Pertamax Turbo, yang berlaku secara serentak di berbagai provinsi mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Kepulauan Riau.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produk energi berkualitas tinggi dengan harga yang semakin kompetitif bagi masyarakat.
"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah," ujar Fahrougi dalam keterangan resminya.
Melalui analisis pengamatan awak media, kebijakan koreksi harga ini dipandang sebagai langkah strategis perusahaan pelat merah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global yang terus bergerak dinamis sepanjang tahun 2026.
Untuk rincian wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax Turbo mengalami penurunan signifikan dari Rp19.750 menjadi Rp18.700 per liter, sementara Pertamax turun dari Rp16.650 menjadi Rp16.300 per liter.
Sementara itu, penyesuaian serupa juga dirasakan para pengendara di kawasan Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, di mana harga Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.100 per liter dan Pertamax menyesuaikan menjadi Rp16.650 per liter.
Tidak ketinggalan, wilayah dengan status kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone turut menikmati penurunan harga, seperti di FTZ Sabang dan FTZ Batam, di mana harga Pertamax kini turun ke kisaran Rp14.950 hingga Rp15.150 per liter.
Di samping kabar penurunan harga tersebut, pihak manajemen Pertamina memastikan bahwa stok ketersediaan energi di seluruh SPBU dalam kondisi sangat aman dan terkendali tanpa ada kendala distribusi berarti.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan serta memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraannya," tutup Fahrougi seraya mengarahkan konsumen untuk memanfaatkan layanan Call Center 135 jika membutuhkan informasi lebih lanjut.