Kecelakaan kerja maut kembali menimpa sektor konstruksi di Singapura setelah sebuah struktur perancah runtuh di area proyek Jurong Port pada hari Senin. Insiden tragis tersebut mengakibatkan seorang pekerja berusia 23 tahun kehilangan nyawanya di tempat kejadian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, Singapore Civil Defence Force atau SCDF menerima panggilan darurat pada pukul 09.50 waktu setempat di lokasi proyek yang terletak sepanjang Jurong Port Road. Struktur bekisting dilaporkan jatuh dari lantai lima sebuah gedung yang sedang dalam tahap pembangunan ketika proses pemindahan posisi sedang berlangsung.
Korban ditemukan terjebak di dalam kursi pengemudi sebuah truk setelah tertimpa reruntuhan material berat tersebut. Tim penyelamat bersama para pekerja proyek segera bahu-membahu menyingkirkan puing-puing menggunakan peralatan hidrolik untuk membebaskan korban, namun nyawanya tidak tertolong.
Pihak pengelola pelabuhan mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di Integrated Construction and Prefabrication Hub dengan kontraktor utama HPC Builders. "Kami sangat berduka atas insiden ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban," demikian pernyataan resmi dari pihak operator pelabuhan.
Dari analisis awak media, kecelakaan ini menyoroti krusialnya standar keselamatan kerja di sektor konstruksi berat yang memiliki risiko tinggi. Kementerian Ketenagakerjaan Singapura atau MOM langsung turun tangan melakukan investigasi menyeluruh serta memerintahkan penghentian sementara seluruh aktivitas bekisting di lokasi proyek tersebut.