Maskapai penerbangan Flydubai yang berbasis di Uni Emirat Arab akhirnya angkat bicara mengenai insiden perselisihan dan perkelahian yang terjadi di dalam kokpit pesawat mereka pada penerbangan dengan nomor FZ 1073. Berdasarkan keterangan resmi maskapai, motif dan alasan yang mendasari peristiwa menegangkan tersebut masih belum diketahui secara pasti dan saat ini menjadi objek investigasi resmi pihak berwenang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Juru bicara Flydubai menegaskan agar semua pihak dapat menahan diri dari berbagai spekulasi prematur sementara tim investigasi sedang mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. "Pada tahap awal ini, alasan dan motif yang mendasari peristiwa ini belum diketahui dan masih menjadi subjek penyelidikan resmi," ujar pihak maskapai dalam pernyataan resminya. Pesawat komersial tersebut sebelumnya terpaksa melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi menyusul kekacauan yang terjadi di udara.
Sebelum insiden ini mencuat ke publik, sejumlah media di Israel melaporkan bahwa perkelahian hebat terjadi antara sang kapten dan kopilot hingga memicu diaktifkannya sinyal bahaya darurat. Berdasarkan analisis dari awak media serta laporan sumber intelijen dan keamanan Israel, terdapat dugaan bahwa kopilot sempat mencoba melakukan tindakan berbahaya di dalam pesawat. Namun, otoritas terkait masih terus mendalami kebenaran di balik dugaan tersebut.
Data dari situs pemantau penerbangan Flightradar menunjukkan detik-detik dramatis ketika pesawat tersebut mendadak kehilangan ketinggian secara drastis dalam waktu sangat singkat. Disebutkan bahwa pesawat sempat menukik tajam dari ketinggian hampir 34.000 kaki menjadi kurang dari 17.000 kaki hanya dalam rentang waktu 30 detik. Situasi genting ini tentu mendatangkan kepanikan luar biasa bagi para penumpang yang berada di dalam kabin.
Salah seorang penumpang bernama Miryam Shira Ohayon memberikan kesaksian mengerikan mengenai detik-detik penyerangan yang terjadi di atas wilayah Yordania. "Kopilot itu mencoba membunuh pilot dan pada dasarnya melakukan serangan bunuh diri di pesawat," ungkapnya menggambarkan situasi mencekam tersebut. Berkat kesigapan dan kerja sama banyak pihak di dalam kabin yang segera mengambil alih kendali serta melumpuhkan pelaku, bencana yang lebih besar berhasil dihindarkan.