Wali Kota Medan Rico Waas baru-baru ini melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke kantor Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia. Dalam kunjungan dadakan tersebut, Rico mendapati pemandangan yang sangat memprihatinkan karena kondisi ruangan kantor tampak kotor, berdebu, dan menyerupai gudang barang bekas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, momen kemarahan orang nomor satu di Medan itu terekam jelas dan sempat diunggah melalui akun media sosial pribadinya. Dalam video yang beredar luas, ia secara terbuka mempertanyakan kinerja dan komitmen aparat kelurahan dalam menjaga kebersihan fasilitas publik.
Bapak masih mau jadi lurah? Kayaknya bapak sudah nggak mau jadi lurah ini, ujar Rico Waas dengan nada tegas menyoroti kondisi kantor yang tidak terawat.
Berdasarkan laporan awak media, kekecewaan Rico semakin memuncak tatkala ia melihat tumpukan fasilitas rusak, sofa yang hampir robek, hingga lampu ruangan yang mati total. Ia menilai alasan klasik kekurangan ruangan tidak mendasar karena area yang tersedia sebenarnya cukup luas namun dibiarkan terbengkalai tanpa penataan yang layak.
Kalian bilang kekurangan ruangan, bukan kekurangan ruangan, ruangan besar tapi tidak dibersihkan, tidak ditata dengan baik, tegas politisi tersebut saat menegur Lurah Dwikora beserta jajarannya.
Tidak hanya soal kebersihan fisik ruangan, sidak tersebut juga mengungkap pelanggaran terhadap aturan internal pemerintah kota. Rico menemukan adanya asbak rokok di dalam ruangan kantor, padahal Pemkot Medan telah menetapkan seluruh instansi pemerintahan sebagai kawasan bebas asap rokok.
Ini kantor kawasan tanpa rokok nggak? Kalian menunjukkan yang salah, tahu nggak? Kalian pergi ke inspektorat biar diperiksa semuanya, tambahnya dengan nada geram.
Sebagai tindak lanjut dari temuan ini, Rico memberikan ultimatum serta batas waktu selama satu minggu kepada pihak kelurahan untuk segera membenahi seluruh fasilitas. Ia juga menginstruksikan Camat Medan Helvetia agar memperketat pengawasan dan rutin memeriksa kebersihan kantor-kantor kelurahan di wilayahnya.
Namanya kantor kelurahan itu adalah rumah kita sendiri. Benahi apa yang bisa. Jangan ada ruangan-ruangan terbengkalai kayak gini, pungkasnya menutup sidak yang berujung teguran keras tersebut.