Kondisi udara di wilayah Kota Medan akhir-akhir ini menjadi sorotan publik setelah terdeteksi mengalami penurunan kualitas. Fenomena ini memicu kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan setiap harinya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas langsung angkat bicara dan menyatakan bahwa pemerintah setempat serius menyikapi permasalahan lingkungan ini. Menurut laporan yang diterima, pihaknya segera mengambil langkah cepat untuk menindaklanjuti kondisi tersebut demi keselamatan warga.
"Laporan-laporan tersebut terkait kualitas udara yang buruk akan kami tindak lanjuti dan menjadi perhatian kami agar nantinya masyarakat bisa waspada dengan kondisi yang ada pada saat ini," ujar Rico saat diwawancarai, Selasa.
Lebih lanjut, Rico menjelaskan bahwa pemerintah kota akan segera berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup guna memantau perkembangan situasi secara komprehensif. Berdasarkan pengamatan awak media, langkah koordinasi lintas instansi ini dinilai krusial untuk merumuskan kebijakan pencegahan dampak kesehatan yang lebih luas.
"Namun untuk sampai saat ini saya belum bisa menyampaikan kondisi terkini, nanti biar Dinas Lingkungan Hidup yang menjelaskan," ungkapnya lebih lanjut.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika telah melaporkan adanya sebaran kabut asap yang menyelimuti sebagian besar wilayah Sumatra Utara, termasuk Kota Medan. Berdasarkan pantauan citra satelit, pergerakan asap ini dipengaruhi oleh pola angin regional yang membawa partikel asap dari berbagai titik panas di sekitarnya.
Kepala BMKG Wilayah I Hendro Nugroho menjelaskan bahwa sebaran asap terpantau bergerak ke arah barat laut mengikuti arah angin. Selain itu, sejumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah juga terdeteksi di berbagai kabupaten dan kota di Sumatra Utara, sehingga memicu penurunan kualitas udara secara signifikan di kawasan perkotaan.