Harapan masyarakat di wilayah terluar untuk menikmati aliran listrik dari PT PLN (Persero) kini semakin mendekati kenyataan. Berdasarkan laporan yang dihimpun, PT PLN UP3 Nias bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mengambil langkah konkret dengan menerjunkan tim guna meninjau langsung lokasi pembangunan infrastruktur energi bersih di daerah kepulauan terpencil tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan peninjauan lapangan yang dilakukan, perwakilan PLN UP3 Nias Andi Gultom bersama Wakil Bupati Nias Selatan Ir Yusuf Nache, ST.,MM mendatangi empat titik desa sekaligus untuk memastikan kesiapan lahan. Adapun wilayah yang disasar meliputi Desa Gobo, Silina, Maufa, dan Gondia di Kecamatan Simuk, yang selama ini menjadi pusat permukiman warga setempat.
Menurut analisis tim redaksi, kehadiran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS ini merupakan angin segar yang sangat dinantikan setelah puluhan tahun masyarakat hidup dalam keterbatasan fasilitas dasar. Camat Simuk Lisius Duha,S.Pd mengungkapkan bahwa ratusan rumah warga serta berbagai fasilitas fasilitas publik seperti sekolah dan pusat kesehatan selama ini belum tersentuh aliran listrik negara secara utuh.
Sebagaimana dilaporkan oleh pemerintah setempat, urgensi kebutuhan penerangan di wilayah dengan populasi sekitar 2.000 jiwa ini sudah sangat mendesak demi mendongkrak sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas perekonomian nelayan lokal. Melalui sosialisasi yang digelar di Aula Katolik Santo Antonius, pihak berwenang menargetkan realisasi fisik pembangunan dapat dimulai paling lambat pada awal tahun 2027 mendatang.