Sebuah fenomena unik bernama office ageing mendadak viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh salah satu akun Instagram. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, unggahan tersebut menceritakan keluhan para pekerja kantoran yang merasa warna kulit mereka menjadi jauh lebih gelap serta tampak kusam hanya dalam kurun waktu satu bulan bekerja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan yang beredar, fenomena ini bahkan memicu reaksi beragam dari para pekerja yang mencoba melindungi diri secara berlebihan di dalam ruangan. Sejumlah pegawai dilaporkan mengenakan topi pelindung matahari, mengoleskan tabir surya tebal, hingga memasang payung di meja kerja mereka demi menghindari dampak buruk lingkungan kantor.
Menurut keterangan pengunggah, faktor-faktor seperti udara kering, sistem ventilasi berdebu, hingga tingginya kadar karbon dioksida di dalam ruangan dapat memperparah kelelahan fisik dan mental. Istilah lama ini sebenarnya mirip dengan konsep sick building syndrome yang pernah diperkenalkan oleh WHO pada era 1980-an untuk menggambarkan keluhan kesehatan akibat berada di dalam gedung.
Menanggapi kehebohan tersebut, dokter spesialis kulit dan kelamin RS Hermina Purwokerto, Citra Primanita, memberikan penjelasan medis terkait fenomena ini. "Istilah office ageing bukan diagnosis medis formal, melainkan gambaran bagaimana lingkungan dan gaya hidup modern di tempat kerja memengaruhi kulit," ujar beliau.
Sebagaimana dijelaskan lebih lanjut, lingkungan kantor dapat menjadi bagian dari exposome yaitu kumpulan paparan faktor eksternal dan gaya hidup yang memengaruhi kesehatan serta proses penuaan kulit sepanjang hidup. Dari analisis awak media, kesadaran menjaga kesehatan kulit di lingkungan kerja kini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh para pekerja modern.