Loading
Kabayan News Medan Kabayan News Medan
/home / berita / Pria Lansia Rentan Depresi, Hilang...
BERITA

Pria Lansia Rentan Depresi, Hilang Peran Picu Risiko Bunuh Diri

By Berlina Suci Andam Dewi • 1 min read • 2 Agustus 2026
Pria lansia yang rentan terhadap masalah kesehatan mental dan kesepian di Singapura

Pria lansia yang rentan terhadap masalah kesehatan mental dan kesepian di Singapura

Isu kesehatan mental di kalangan lanjut usia kembali menjadi sorotan tajam setelah data terbaru menunjukkan kerentanan tinggi pada kelompok pria lansia di Singapura. Berdasarkan statistik dari Samaritans of Singapore, sebagian besar kasus kematian akibat bunuh diri pada warga berusia 60 tahun ke atas didominasi oleh kaum laki-laki.

Menurut analisis dari tim redaksi, hilangnya identitas diri yang selama bertahun-tahun melekat pada pekerjaan menjadi salah satu pemicu utama kerentanan tersebut. Profesor Paulin Straughan dari Singapore Management University menjelaskan bahwa banyak pria mendefinisikan seluruh hidup mereka melalui pekerjaan sehingga mengalami disorientasi sosial yang parah setelah memasuki masa pensiun.

"Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memupuk hobi dan hubungan sosial, Anda akan menghadapi empat dinding kosong saat pensiun," ujar Prof Straughan, menekankan pentingnya persiapan matang sebelum meninggalkan dunia kerja.

Selain kehilangan rutinitas profesional, pergeseran peran dalam keluarga juga memberikan tekanan psikologis yang mendalam bagi para lansia pria. Pakar gerontologi Dr Helen Ko menyebutkan bahwa ekspektasi tradisional sebagai pencari nafkah membuat sebagian besar pria merasa kehilangan harga diri dan merasa tidak berguna ketika mereka tidak lagi mampu menghasilkan secara finansial.

Kendati tinggal serumah dengan anggota keluarga, risiko kesepian dan keterasingan emosional tetap mengintai para lansia pria jika tidak ada komunikasi yang bermakna. Oleh karena itu, para ahli menyarankan pendekatan berbasis aktivitas seperti program pertukangan atau hobi bersama agar para pria lansia dapat kembali membangun koneksi sosial secara alami tanpa merasa terbebani.

Topics
kesehatan mental lansia singapura bunuh diri sosial
Jurnalis Gaya Hidup & Kesehatan

Berlina adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu gaya hidup, kesehatan, dan tren. Lulusan Universitas Sumatera Utara (USU), ia memiliki kepekaan terhadap perkembangan tren gaya hidup dan isu-isu kesehatan masyarakat. Tulisannya menginspirasi pembaca untuk menjalani gaya hidup sehat dan bermakna.