Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / berita / Kasus Kriminalitas Remaja Singapura...
BERITA

Kasus Kriminalitas Remaja Singapura Melonjak, Penipuan Jadi Pemicu Utama

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 29 September 2026
Suasana pengadilan keluarga di Singapura terkait kasus hukum remaja

Suasana pengadilan keluarga di Singapura terkait kasus hukum remaja

Angka kriminalitas di kalangan anak muda Singapura mencatatkan tren mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga, lonjakan pelanggaran hukum ini didorong oleh masifnya keterlibatan remaja dalam kasus penipuan.

Berdasarkan laporan tersebut, tingkat pelanggaran hukum oleh remaja tercatat mencapai 5,6 per 1.000 jiwa pada 2025, meningkat dari angka 4,8 per 1.000 jiwa pada tahun sebelumnya. Mayoritas dari mereka terjerat kasus penipuan online karena bertindak sebagai kurir atau penampung dana kejahatan.

Menurut analisis awak media, tren ini menunjukkan modus operandi sindikat kejahatan siber yang semakin agresif menyasar generasi muda. Para pelaku kejahatan memanfaatkan keluguan remaja untuk menyerahkan kredensial akun bank maupun kartu SIM demi memuluskan aksi penipuan.

Kategori pelanggaran terkait penipuan mendominasi kelompok usia remaja menengah dan yang lebih tua. Peningkatan tajam terlihat jelas pada kelompok usia 18 hingga di bawah 21 tahun, yang menunjukkan bahwa kelompok usia matang muda kini menjadi target kerentanan baru.

Sementara itu, untuk kelompok usia yang lebih muda, kasus pencurian di toko serta pelanggaran seksual masih menjadi persoalan utama yang harus segera ditangani. Pemerintah setempat menegaskan komitmennya untuk memperkuat edukasi pencegahan dini serta program rehabilitasi yang lebih terarah.

Pihak berwenang bersama komite nasional terkait kini fokus menjalankan tiga strategi utama, yakni intervensi hulu untuk mendukung keluarga berisiko tinggi, penguatan edukasi preventif, serta penegakan rehabilitasi yang proporsional demi menekan angka residivisme.

Topics
singapura kriminalitas remaja penipuan hukum rehabilitasi sosial
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.