Otoritas Transportasi Darat Singapura atau Land Transport Authority resmi meluncurkan konsultasi publik terkait usulan penggabungan kategori Certificate of Entitlement A dan B menjadi satu kolam tunggal. Kebijakan ini dirancang menggunakan sistem penyesuaian biaya tambahan dan rabat berdasarkan nilai pasar terbuka dari setiap model kendaraan yang didaftarkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan para pengamat transportasi, sistem baru ini bertujuan untuk memisahkan model mobil mewah dan kendaraan pasar massal secara lebih proporsional. Sebagaimana dijelaskan oleh akademisi National University of Singapore Terence Ho, kemajuan teknologi otomotif saat ini kerap dimanfaatkan produsen kelas atas untuk menyesuaikan spesifikasi agar masuk ke dalam kategori yang lebih murah.
Dari analisis awak media, struktur baru tersebut menawarkan opsi tiga hingga lima rentang nilai yang membatasi besaran rabat maupun biaya tambahan maksimal hingga 15000 dolar Singapura di setiap ujungnya. Hal ini praktis akan menciptakan selisih harga signifikan mencapai 30000 dolar Singapura bagi para pembeli mobil di kategori berbeda meskipun bersaing dalam satu kolam yang sama.
Meskipun mampu memperlebar jurang harga antara kendaraan ekonomis dan mewah, para ahli mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak serta-merta menurunkan rata-rata biaya premi COE. Menurut pengamat dari Singapore University of Social Sciences Walter Theseira, penentuan harga premi umum akan tetap dikendalikan oleh kekuatan pasar dan pembeli marginal tertinggi.
Selain itu, kebijakan ini juga memicu berbagai tanggapan terkait potensi pergeseran tren pasar otomotif domestik serta perilaku konsumen di masa mendatang. Sejumlah pakar menilai bahwa penerapan lima rentang nilai lebih disukai untuk meminimalisasi lonjakan ekstrem tarif biaya tambahan di batas kategori yang berdekatan.
Pemerintah setempat bersama para ahli masih terus mengkaji berbagai ide pendukung lainnya seperti alokasi khusus kebutuhan keluarga hingga penanganan kepemilikan kendaraan ganda. Evaluasi mendalam ini diperlukan agar regulasi baru sektor transportasi darat tersebut dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan celah atau dampak negatif bagi masyarakat luas.