Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / teknologi / Harga Emas Medan Anjlok, Warga...
TEKNOLOGI

Harga Emas Medan Anjlok, Warga Justru Ramai Jual Perhiasan

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 25 September 2026
Suasana toko emas di Pasar Sukaramai Medan saat harga emas mengalami penurunan

Suasana toko emas di Pasar Sukaramai Medan saat harga emas mengalami penurunan

Tren penurunan harga emas yang terjadi belakangan ini ternyata tidak serta merta menjadi angin segar bagi para pedagang logam mulia di Medan. Meskipun banderol harga komoditas ini merosot sejak awal pekan, kondisi tersebut gagal mendongkrak gairah belanja masyarakat di sejumlah pusat perhiasan lokal.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Jumat, 25 September 2026, harga emas perhiasan dengan kadar 16 karat terpantau berada di kisaran Rp 1,7 jutaan per gram. Sementara itu, jenis emas london murni diperdagangkan pada level harga sekitar Rp 2,3 jutaan per gram.

Kendati penawaran harga tergolong lebih terjangkau, aktivitas transaksi di beberapa toko emas yang berlokasi di Pasar Sukaramai Medan tampak sepi dari kerumunan pembeli. Sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang pedagang lokal bernama Juli, volume transaksi saat ini terbilang landai dan didominasi oleh pembelian gramasi kecil.

"Kalau dibanding beberapa bulan lalu memang turun. Untuk transaksi sekarang cukuplah untuk harian, tapi enggak ramai banget. Pelanggan paling beli gramasi kecil kayak 1-2 gram gitu," ungkap Juli saat memberikan keterangan kepada awak media.

Senada dengan pandangan tersebut, pedagang emas lainnya bernama Dedi menilai bahwa lesunya minat beli masyarakat dipicu oleh tekanan ekonomi yang masih dirasakan cukup berat. Menurut analisis pengamat ekonomi dan pedagang, tingginya biaya hidup serta berbagai pengeluaran pokok membuat warga memilih mengerem anggaran investasi.

"Kayaknya ekonomi masyarakat masih lesu. Pas emas tinggi banyak yang belanja, pas turun begini malah tidak ada uang. Saat ini banyak pengeluaran masyarakat untuk anak sekolah lah udah gitu semua mahal, pengaruh juga untuk beli emas," ujar Dedi.

Di tengah situasi harga yang melandai ini, fenomena unik justru terjadi di tingkat pedagang pasar. Mengutip laporan dari lapangan, jumlah warga yang mendatangi toko untuk menjual kembali perhiasan emas jauh lebih mendominasi ketimbang mereka yang datang untuk membeli.

"Sekarang malah lebih banyak warga yang jual perhiasannya. Kebanyakan karena lelangan pegadaian yang tidak sanggup ditebus, jadi terpaksa dijual untuk memenuhi kebutuhan," pungkas Dedi menutup penjelasannya.

Topics
harga emas pasar sukaramai medan ekonomi bisnis daya beli emas perhiasan
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.