Kabar baik bagi warga Kota Medan, harga sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional mulai menunjukkan tren penurunan setelah sempat melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Kendati demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, harga bahan pokok penunjang masakan ini masih terpantau cukup tinggi dan belum sepenuhnya kembali ke angka normal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Di Pasar Akik, Kota Medan, harga cabai merah kini berada di kisaran Rp 75 ribu per kilogram. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kondisi dua hari sebelumnya yang sempat menembus angka Rp 88 ribu per kilogram. Meskipun demikian, para pembeli dan pedagang sepakat bahwa harga tersebut masih tergolong mahal untuk ukuran kebutuhan sehari-hari.
Menurut Mawar, salah seorang pedagang cabai di pasar tersebut, fluktuasi harga ini sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem yang melanda wilayah sentra produksi. "Harga cabai merah sekarang Rp 75 ribu sekilo. Dua hari lalu masih Rp 88 ribu per kg. Hari ini sudah agak turun, walaupun masih mahal," ujarnya pada Jumat 02/10/2026.
Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas cabai caplak yang sebelumnya sempat dibanderol Rp 88 ribu per kilogram kini turun menjadi kisaran Rp 76 ribu per kilogram. Pedagang lainnya, Ayu, menjelaskan bahwa variasi harga tipis antarpenjual kerap terjadi tergantung pada pasokan asal daerah, seperti dari kawasan Berastagi yang dikenal menghasilkan cabai berkualitas segar.
Berdasarkan analisis tim redaksi, kendala utama dalam rantai pasok cabai ini berkaitan langsung dengan intensitas hujan yang tinggi sehingga mengganggu aktivitas panen para petani di daerah pegunungan. Di sisi lain, komoditas pangan penunjang lain seperti bawang merah justru terpantau stabil di angka Rp 20 ribu per kilogram berkat ketersediaan pasokan yang lebih merata dari berbagai pemasok.