Perangkat Googlebook yang kini resmi mulai dijual dan dikirimkan kepada para pemesan dihadapkan pada kendala teknis yang cukup mengganggu. Berdasarkan laporan terbaru, para pengguna mendapati kenyataan pahit bahwa mereka tidak dapat menginstal aplikasi web Slack pada hari pertama peluncurannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, ekosistem perangkat ini mengandalkan dua jenis aplikasi utama, yakni aplikasi android asli sebagai inti dari Googlebook OS serta Progressive Web Apps atau PWA layaknya kebiasaan lama pada Chromebook. Padahal, sistem secara khusus mengarahkan pengguna untuk mengakses Slack melalui versi web karena aplikasi Android-nya dinilai kurang optimal untuk perangkat berlayar besar.
Kendati demikian, upaya untuk memasang Slack sebagai PWA justru berujung pada kegagalan total. Ketika mencoba melakukan instalasi, sistem memunculkan pesan kesalahan yang menyatakan bahwa aplikasi tersebut tidak dapat dipasang, sehingga pengguna terpaksa harus puas hanya dengan membuat jalan pintas biasa di tab browser.
Di sisi lain, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa sejumlah PWA lain seperti Photopea, Squoosh, hingga SnapDrop dapat berjalan normal tanpa ada kendala berarti. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak mengingat Slack merupakan salah satu aplikasi penunjang produktivitas utama di lingkungan kerja modern saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait alasan pasti mengapa Slack mengalami kegagalan instalasi di hari perdana perangkat tersebut meluncur. Ketidakhadiran dukungan aplikasi level desktop yang memadai ini dikhawatirkan dapat memberikan kesan pertama yang kurang baik bagi para pembeli awal.