Pemeriksaan kesehatan rutin yang dijalani oleh seorang analis bisnis berusia 45 tahun bernama Abby Koh berujung pada penemuan medis yang tidak terduga. Berdasarkan laporan, mamografi tahunannya mendeteksi adanya klaster endapan kalsium kecil di bagian atas payudara kanannya tanpa adanya gejala benjolan sama sekali.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menindaklanjuti hasil tersebut, ia langsung berkonsultasi dengan Dr Esther Chuwa di Solis Breast Care and Surgery Centre untuk evaluasi lanjutan yang mendalam. Penanganan bergerak cepat ketika tim medis meminta dan meninjau laporan pencitraannya lebih awal dari jadwal yang seharusnya untuk memastikan tindakan preventif.
Serangkaian investigasi lanjutan termasuk biopsi dan pemindaian MRI di Luma Women's Imaging Centre mengungkapkan adanya pertumbuhan sel abnormal yang memerlukan perhatian khusus. Dari analisis awak media, koordinasi yang erat antarspesialis dari bidang radiologi hingga patologi menjadi kunci utama dalam menguak kondisi klinis yang tersembunyi.
Prosedur operasi pengangkatan jaringan dan rekonstruksi parsial payudara dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium potong beku yang berada tepat di dekat ruang operasi. Profesor Tan Puay Hoon selaku patolog langsung memeriksa margin jaringan tersebut secara real-time untuk memastikan seluruh sel kanker telah terangkat secara tuntas.
Hasil histologi pascaoperasi menunjukkan bahwa Abby Koh mengidap karsinoma lobular invasif stadium 1 yang dapat ditangani dengan baik melalui kombinasi radioterapi. Menurut pengakuannya, ia merasa sangat bersyukur karena seluruh rangkaian perawatan medis yang rumit dapat dikoordinasikan secara terpusat sehingga mengurangi beban stres yang dialaminya.