Loading
Bandar Bola Kabayan News Medan Bandar Bola Kabayan News Medan
/home / berita / Korea Selatan Sukses Uji Coba...
BERITA

Korea Selatan Sukses Uji Coba Senjata Hipersonik Domestik, Perkuat Pertahanan Nasional

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 8 Oktober 2026
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat menghadiri agenda militer.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat menghadiri agenda militer.

Korea Selatan mengambil langkah besar dalam industri pertahanan nasional setelah sukses menguji coba senjata hipersonik buatan dalam negeri untuk pertama kalinya pada Kamis, 8 Oktober 2026. Senjata canggih ini dirancang untuk melesat minimal lima kali kecepatan suara dan mampu mengecoh berbagai sistem pertahanan rudal modern yang ada saat ini.

Berdasarkan laporan resmi, Presiden Lee Jae Myung turut hadir langsung untuk menyaksikan jalannya uji coba tersebut di lokasi yang dirahasiakan. Dalam keterangannya, Presiden Lee Jae Myung menegaskan pentingnya kemandirian pertahanan militer "Korea Selatan harus mengamankan keamanan kita melalui kekuatan kita sendiri" demi menghadapi dinamika keamanan regional yang semakin memanas.

Mengutip laporan dari tim pengamat militer, uji coba ini sukses memperlihatkan kemampuan manuver senjata yang memisahkan diri dari roket pendorong pada ketinggian terencana. Proyektil tersebut kemudian turun serta bermanuver secara vertikal maupun horizontal sebelum akhirnya sukses menghantam target uji yang telah ditentukan sebelumnya.

Peluncuran uji coba ini berlangsung hanya berselang beberapa hari setelah Korea Utara meluncurkan rudal hipersonik miliknya sendiri yang jatuh di perairan dekat Jepang. Dari analisis awak media, situasi ini mencerminkan eskalasi perlombaan teknologi militer yang semakin sengit antara kedua negara di Semenanjung Korea.

Ketegangan di perbatasan antar-Korea sendiri telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir pasca insiden ledakan ranjau darat yang melukai tiga tentara Korea Selatan. Militer Seoul bersama Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan bahwa perangkat mematikan tersebut sengaja dipasang oleh pihak Pyongyang.

Di sisi lain, rezim kepemimpinan di bawah Kim Jong Un terus memperluas program nuklir militernya sekaligus menolak seruan dialog dari Amerika Serikat. Situasi geopolitik yang pelik ini memaksa pemerintahan Presiden Lee Jae Myung untuk memperkuat kapabilitas pertahanan konvensional secara mandiri demi menjaga stabilitas kawasan.

Topics
korea selatan senjata hipersonik militer lee jae myung korea utara pertahanan nasional rudal
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.