Perangkat streaming legendaris berbasis Android TV, Nvidia Shield TV Pro, mendadak mencuri perhatian publik industri teknologi global setelah mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan dari berbagai sumber media teknologi terkemuka, perangkat andalan yang telah lama malang melintang di pasaran ini kini dibanderol dengan harga baru menyusul berbagai penyesuaian ekonomi global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis dari awak media, keputusan menaikkan harga hingga USD 100 atau setara dengan kisaran jutaan rupiah ini tergolong langkah yang sangat jarang terjadi untuk sebuah perangkat keras yang telah berusia tujuh tahun sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada Oktober 2019 silam. Meskipun beberapa aspek teknisnya mulai tertinggal oleh zaman, seperti ketiadaan dukungan format AV1, perangkat ini tetap menjadi salah satu pilihan utama bagi para pencinta hiburan digital.
Mengutip laporan resmi dari pihak perusahaan, lonjakan harga ini terpaksa dilakukan karena biaya komponen utama di seluruh lini industri, termasuk komponen memori, mengalami peningkatan secara substansial dalam beberapa waktu terakhir. Seiring dengan penyesuaian harga tersebut, perusahaan juga dikabarkan telah menghentikan lini produksi untuk versi dasar atau model tabung yang sebelumnya sempat menjadi alternatif populer di kalangan konsumen.
Di sisi lain, pengamat industri mencatat bahwa fenomena kenaikan harga perangkat hiburan ruang keluarga ini tidak hanya dialami oleh satu merek saja. Berbagai perangkat pemutar media populer lainnya di pasaran, termasuk Google TV Streamer hingga Apple TV 4K, turut mengalami tren penyesuaian harga serupa akibat tekanan rantai pasok global yang kurang bersahabat.