Kawasan Danau Toba kini memiliki babak baru dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan menyusul diresmikannya fasilitas energi terbarukan di Kabupaten Samosir. Infrastruktur modern berupa pompa air tenaga surya senilai Rp5,7 miliar resmi beroperasi untuk mengatasi tantangan keterbatasan pasokan air yang selama ini dihadapi oleh para petani setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PPN atau Bappenas dan Pemerintah Inggris melalui UK-FCDO di bawah program transisi energi rendah karbon. Pengamatan tim redaksi menilai kehadiran teknologi ramah lingkungan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai solusi irigasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan emisi karbon di kawasan pariwisata super prioritas.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi yang mendalam atas realisasi program yang dipusatkan di Desa Sibonor Ompu Ratus tersebut. "Setelah PLTS di Desa Sibonor Ompu Ratus ini rampung, akan langsung dibangun satu unit lagi di Desa Pakpahan, dan kami mengucapkan terima kasih atas program yang sangat membantu petani ini," ujar Vandiko Gultom.
Sebagaimana dilaporkan, fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 570 meter persegi itu diproyeksikan mampu melipatgandakan produksi gabah dari sebelumnya 50 ton menjadi 150 ton per tahun. Ke depannya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra internasional ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani sekaligus mewujudkan kemandirian pangan nasional yang berwawasan lingkungan.