Presiden Prabowo Dorong Penerapan Kartu Identitas Nasional Tunggal

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.
Ringkasan: Presiden Prabowo Subianto berharap kartu identitas nasional tunggal segera dieksekusi guna menyederhanakan regulasi dan mendorong digitalisasi pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto mendorong implementasi kartu identitas nasional tunggal atau "single national identity card" agar bisa segera direalisasikan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta memangkas kerumitan regulasi di Indonesia.

Instruksi dalam Sidang Kabinet

Baca Juga

Harapan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). Prabowo meminta agar kebijakan ini diimplementasikan dengan sebaik-baiknya.

"Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya," ujar Prabowo.

Digitalisasi dan Penyederhanaan Regulasi

Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat digitalisasi pemerintahan, salah satunya melalui pengembangan GovTech dan berbagai program pendukung lainnya.

Langkah ini dinilai penting untuk membenahi efisiensi dan kerumitan aturan di Indonesia. Menurut Prabowo, jumlah peraturan dan regulasi di Tanah Air saat ini masih terlalu banyak.

Pemerintah Harus Lebih Efisien

Prabowo mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan koreksi diri atas kekurangan efisiensi dalam birokrasi pemerintahan saat ini.

"Kita koreksi diri. Kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak. Ya, saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan," tegas Prabowo.