Kalahkan Argentina Lewat Perpanjangan Waktu, Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Para pemain Timnas Spanyol merayakan kemenangan emosional mereka di podium juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina.
Para pemain Timnas Spanyol merayakan kemenangan emosional mereka di podium juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina.
Ringkasan: Spanyol sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina melalui gol dramatis Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.

Tim nasional Spanyol sukses keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Argentina dengan skor tipis di MetLife Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Kemenangan dramatis La Roja dipastikan lewat gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di waktu normal.

Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah sepak bola Spanyol. Keberhasilan ini sekaligus mengubur impian megabintang Argentina, Lionel Messi, untuk menutup karier internasionalnya di pentas Piala Dunia dengan raihan trofi emas.

Baca Juga

Dominasi La Roja dan Ketangguhan Emiliano Martinez

Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Slavko Vincic, Spanyol langsung mengambil kendali permainan. Tim asuhan Luis de la Fuente tersebut mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 65 persen dan terus menggempur lini pertahanan Albiceleste.

Namun, Argentina tampil sangat disiplin dalam bertahan. Kiper Emiliano Martinez menjadi pahlawan di waktu normal dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang, termasuk menggagalkan peluang emas dari Lamine Yamal dan Dani Olmo.

Argentina sendiri kesulitan mengembangkan permainan menyerang. Sepanjang 90 menit waktu normal, skuad asuhan Lionel Scaloni bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Unai Simon.

Petaka Kartu Merah dan Gol Kemenangan Ferran Torres

Memasuki babak perpanjangan waktu, nasib sial menimpa Argentina. Gelandang Enzo Fernandez harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat melanggar bek muda Spanyol, Pau Cubarsi.

Unggul jumlah pemain membuat Spanyol semakin agresif. Kebuntuan akhirnya pecah pada paruh kedua perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-111. Menerima umpan matang dari Nico Williams, Ferran Torres melepaskan tembakan terarah yang gagal dihalau oleh Emiliano Martinez.

Di sisa laga, Argentina mencoba bangkit melalui skema tendangan bebas Lionel Messi, namun kokohnya pertahanan Spanyol berhasil mengamankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.

Tangis Messi dan Sejarah Baru Lamine Yamal

Sesaat setelah pertandingan berakhir, pemandangan kontras terlihat di lapangan. Para pemain Spanyol merayakan kemenangan dengan sukacita, sementara Lionel Messi tampak menangis di lapangan saat menerima medali perak.

Kemenangan ini juga melahirkan sejarah baru bagi bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Di usianya yang baru 19 tahun, ia menjadi pemain termuda yang berhasil mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia. Selain itu, gelandang Spanyol, Rodri, resmi dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Prosesi penyerahan trofi berlangsung meriah di podium juara, dihadiri langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyerahkan medali kepada para finalis.