Kericuhan pecah di lapangan New York sesaat setelah peluit panjang babak final Piala Dunia 2026 berbunyi pada Minggu malam waktu setempat. Sejumlah penggawa timnas Argentina gagal menahan emosi setelah dipastikan kalah dari Spanyol yang keluar sebagai juara lewat gol tunggal Ferran Torres.
Paredes Mengamuk dan Serang Pemain Spanyol
Baca Juga
-
Bek Argentina Cristian Romero Tolak Jabat Tangan Donald Trump di Final Piala Dunia
Bek Argentina Cristian Romero mengabaikan jabat tangan Presiden AS Donald Trump saat upacara...
-
Kalahkan Argentina Lewat Perpanjangan Waktu, Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Spanyol sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina melalui gol...
-
Donald Trump Ikut Naik ke Podium Juara Piala Dunia 2026, Picu Momen Canggung
Presiden AS Donald Trump ikut naik ke podium juara Piala Dunia 2026 usai Spanyol mengalahkan...
-
Aismoli Siap Dukung Rencana Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyatakan siap berkontribusi...
Gelandang Argentina, Leandro Paredes, menjadi sosok utama yang kehilangan kendali di tengah euforia kemenangan La Roja. Pemain asal klub Boca Juniors tersebut secara agresif mendatangi beberapa pemain Spanyol yang sedang merayakan kemenangan kedua mereka sepanjang sejarah itu.
Paredes yang sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning selama pertandingan, langsung mendorong bek Spanyol Eric Garcia dengan keras. Situasi kian memanas ketika gelandang muda Spanyol, Gavi, datang bermaksud untuk membela rekan setimnya tersebut.
Aksi Bantingan bak Olahraga Bela Diri
Melihat kedatangan Gavi, mantan pemain PSG tersebut justru meresponsnya dengan tindakan kasar. Paredes langsung mencengkeram dan membanting Gavi ke tanah layaknya sebuah gerakan bantingan ippon dalam olahraga bela diri.
Tindakan brutal ini terjadi tepat di hadapan wasit yang memimpin pertandingan. Meski laga telah usai, sang pengadil lapangan tetap tegas mencabut kartu merah langsung dari kantongnya untuk menghukum Paredes.
Ketegangan Antarpemain Sempat Meluas
Insiden tersebut memicu perselisihan massal yang melibatkan pemain dan staf dari kedua belah pihak. Beruntung, sejumlah ofisial tim bergerak cepat untuk meredakan situasi dan memisahkan para pemain yang bertikai.
Tidak jauh dari titik keributan utama, ketegangan terpisah juga sempat terjadi antara Rodri dan Rodrigo De Paul. Kedua gelandang tersebut terlibat adu mulut yang sengit sebelum akhirnya berhasil dipisahkan oleh rekan-rekan mereka.
Spanyol Amankan Gelar Juara Kedua
Terlepas dari drama kericuhan di akhir laga, Spanyol tetap sah menobatkan diri sebagai penguasa baru sepak bola dunia. Kemenangan ini menjadi gelar juara Piala Dunia kedua bagi tim Matador setelah kesuksesan pertama mereka pada tahun 2010 silam.