Srikandi Pujakesuma membuktikan kiprahnya di kancah internasional dengan berpartisipasi dalam ajang EXPERT-Expo PERDA 2026 yang berlangsung di Pulau Pinang, Malaysia. Kehadiran organisasi sayap perempuan tersebut tidak hanya sekadar meramaikan pameran, tetapi juga membawa misi besar untuk mendongkrak daya saing produk lokal ke pasar global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun awak media, delegasi yang dipimpin oleh Ngatinah ini tampil mewakili Sumatera Utara dalam klaster Global Marketplace Halal. Berbagai produk unggulan karya perempuan pelaku usaha dipamerkan secara apik untuk menarik minat pengunjung dari berbagai negara sahabat.
Assoc. Prof. Ameilia Zuliyanti Siregar menjelaskan bahwa keikutsertaan ini menjadi momentum emas bagi para pelaku usaha rumahan untuk meningkatkan standar kualitas produk. "Keikutsertaan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus mendorong pelaku UMKM perempuan meningkatkan kualitas produk agar mampu memasuki pasar yang lebih luas," ungkapnya.
Analisis tim redaksi menilai langkah strategis ini mencerminkan transformasi nyata organisasi kemasyarakatan yang kini bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Tidak hanya berfokus pada aspek penjualan, delegasi Indonesia juga aktif mengampanyekan proses produksi yang memenuhi prinsip halal dan ramah lingkungan.
Konsuler KJRI Penang, Safaat Ghofur, turut memuji antusiasme pengunjung terhadap ragam produk yang dibawa oleh delegasi tanah air. Menurutnya, stan pameran tersebut berhasil mencuri perhatian berkat keunikan wastra Nusantara serta produk kuliner kemasan berkualitas tinggi.
Sebelum meramaikan pameran di Pulau Pinang, rombongan Srikandi Pujakesuma juga sempat menyambangi Universiti Sains Malaysia untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan sosial-budaya. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan agenda peninjauan perkembangan teknologi di Kuala Lumpur sebagai referensi kemajuan daerah.