Industri telekomunikasi Singapura kembali diguncang kabar besar setelah StarHub dan Keppel secara terbuka mengonfirmasi bahwa kedua perusahaan sedang berada dalam tahap pembicaraan intensif terkait potensi akuisisi M1. Berdasarkan pengajuan resmi di bursa saham, diskusi tersebut memang sedang berlangsung, namun kedua belah pihak menegaskan bahwa belum ada kepastian mutlak mengenai realisasi transaksi akhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pihak Keppel selaku perusahaan induk dari M1 menyatakan bahwa mereka terus membuka peluang konsolidasi di sektor telekomunikasi nasional. Menurut pandangan manajemen Keppel, langkah konsolidasi sangat krusial dan dibutuhkan demi memperkuat ekosistem industri telekomunikasi di Singapura ke depannya, sembari fokus menggenjot performa M1 agar memiliki nilai strategis yang lebih tinggi di pasar.
Wacana merger dan akuisisi ini mencuat usai laporan media bisnis setempat menyebutkan bahwa StarHub sedang melakukan perundingan tingkat lanjut dengan Keppel. Langkah strategis tersebut diambil tidak lama setelah rencana akuisisi M1 senilai miliaran dolar oleh kompetitor mereka, Simba, terpaksa kandas di tengah jalan akibat masalah regulasi dari Infocomm Media Development Authority.
Dari analisis awak media, manuver terbaru ini menunjukkan ambisi besar StarHub untuk memperkuat dominasi pasarnya setelah sebelumnya sukses mencaplok bisnis broadband MyRepublic. Pengamat menilai bahwa konsolidasi antarpemain besar merupakan jalan paling masuk akal untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan digital dan regulasi ketat pemerintah setempat.