Raksasa teknologi Google kembali memanjakan para pengguna kecerdasan buatan miliknya dengan meluncurkan pembaruan signifikan pada aplikasi Gemini di perangkat seluler. Berdasarkan laporan terbaru, platform AI tersebut kini resmi kedatangan fitur Map yang dirancang khusus untuk membantu pengguna menangani berbagai perintah berbasis lokasi di Android maupun iOS secara lebih praktis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut pengamatan tim redaksi, kehadiran ikon Map ini dapat ditemukan dengan mudah di bagian akhir carousel bersama deretan fitur pendukung lainnya seperti Photos, Camera, Avatar, Files, Drive, dan Notebooks. Fitur tersebut menawarkan pengalaman visual berupa peta langsung yang memuat area fokus melingkar di sekitar posisi pengguna saat ini.
Sebagaimana dilaporkan oleh awak media, pengguna diberikan kebebasan penuh untuk menggeser, memperbesar, atau memperkecil tampilan peta sesuai kebutuhan. Selain itu, ikon kaca pembesar yang terletak di sudut kanan atas layar memungkinkan pencarian lokasi mana pun, sebelum akhirnya menekan tombol jelajahi area guna menyematkan lokasi tersebut ke dalam kolom teks perintah.
Di sisi lain, pembaruan aplikasi Google versi beta juga membawa perombakan lain yang tidak kalah menarik terkait sistem navigasi pintasan. Mengutip laporan perkembangan teknologi terkini, Google bersiap mengganti tanda garis miring atau slash yang sebelumnya digunakan untuk memanggil fitur skills dengan simbol at, menyusul penyatuan sistem dengan Connected Apps yang segera berganti nama menjadi Connectors.
Berdasarkan analisis awak media, perubahan ini menunjukkan komitmen Google dalam menyederhanakan antarmuka pengguna agar seluruh fitur, skills, serta konektor dapat diakses secara terpusat dari satu tempat. Meskipun pembaruan peta sudah meluas secara merata, peralihan simbol pintasan tersebut saat ini masih dalam tahap peluncuran bertahap bagi para pengguna setia.