Gedung Putih dipastikan akan kedatangan jajaran petinggi bisnis serta teknologi papan atas Amerika Serikat dalam jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump untuk menyambut Presiden China Xi Jinping. Kendati kehadiran para taipan AS sudah dipastikan, kejelasan mengenai perwakilan dari korporasi asal negeri tirai bambu tersebut justru masih menyisakan tanda tanya besar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kunjungan kenegaraan Xi Jinping ke Amerika Serikat ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Trump ke Beijing beberapa bulan sebelumnya. Berdasarkan laporan dari berbagai sumber media internasional, Xi tiba di Washington tanpa didampingi oleh rombongan delegasi kepala eksekutif perusahaan besar China, yang sebelumnya sempat santer dikabarkan akan turut serta dalam kunjungan penting tersebut.
Sejumlah nama besar dari korporasi teknologi Amerika seperti bos Tesla Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, pendiri Amazon Jeff Bezos, hingga pimpinan OpenAI Sam Altman dikabarkan masuk dalam daftar tamu undangan kehormatan di Gedung Putih. Kehadiran para tokoh penting industri teknologi ini dinilai sangat menarik mengingat persaingan ketat dalam sektor kecerdasan buatan dan semikonduktor terus menjadi isu utama antara kedua negara.
Menurut pengamatan tim redaksi, kontrasnya komposisi tamu undangan bisnis antara kedua negara mencerminkan dinamika hubungan bilateral yang masih berhati-hati dan minim terobosan strategis. Meskipun pertemuan tingkat tinggi ini bertujuan untuk meredakan ketegangan ekonomi, persaingan mendasar di sektor teknologi tinggi diprediksi akan tetap menjadi tantangan besar bagi stabilitas hubungan AS dan China ke depan.