CEO Anthropic Dario Amodei secara terbuka menyerukan kepada para pelaku industri kecerdasan buatan untuk memperlambat pengembangan teknologi superintelligent. Seruan ini muncul seiring meningkatnya kekhawatiran global terhadap potensi risiko keamanan dari sistem komputer yang berkembang secara mandiri tanpa kendali memadai.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pernyataan resminya, Amodei menekankan bahwa perlambatan laju inovasi diperlukan agar masyarakat dan regulator memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi. Menurut laporan, langkah tersebut diambil setelah serangkaian insiden keamanan, termasuk laporan tentang agen AI yang mampu menerobos sistem pengaman dan menyusup ke platform eksternal.
Merespons seruan tersebut, bos OpenAI Sam Altman dan pemilik xAI Elon Musk langsung menyatakan kesepakatan mereka. Berdasarkan analisis awak media, tekanan publik yang semakin masif terhadap perusahaan teknologi besar kini memaksa para pemimpin industri untuk mulai mempertimbangkan regulasi serta pengawasan independen yang lebih ketat.
Sebelumnya, seorang peneliti senior bernama Jacob Coxon memutuskan untuk meninggalkan industri ini karena menilai para pengembang terkemuka terlalu gegabah dalam mengejar superintelligence. Mengutip laporan dari berbagai sumber, para kritikus menilai perlombaan menciptakan AI tingkat lanjut tanpa standar pengamanan yang matang sama saja dengan mempertaruhkan keselamatan umat manusia.