Pemerintah Kabupaten Langkat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna mengakselerasi pembangunan daerah di bidang sosial dan keagamaan. Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, secara khusus mendorong Pengajian Al-Hidayah untuk mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah warga. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, langkah konsolidasi ini dinilai sangat efektif karena organisasi perempuan berbasis keagamaan memiliki jangkauan akar rumput yang kuat hingga ke tingkat kecamatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Komitmen tersebut mengemuka saat Tiorita menerima audiensi jajaran pengurus Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Langkat di Ruang Rapat Wakil Bupati Langkat. Pertemuan hangat ini sekaligus menjadi momen penting bagi Ketua Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Langkat, Muliyani S., untuk berpamitan karena hari tersebut menandai hari terakhir pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara sebelum memasuki masa purna tugas.
Dalam kesempatan penuh keakraban tersebut, Muliyani menyatakan kesiapan penuh organisasinya untuk terus mengawal dan menyukseskan seluruh program prioritas Pemerintah Kabupaten Langkat. "Kami Al-Hidayah yang merupakan anak-anak Ibu, siap mendukung program-program Ibu, khususnya dalam bidang keagamaan," ungkap Muliyani menyampaikan komitmen lembaganya di hadapan Plt Bupati.
Menanggapi dukungan tersebut, Tiorita memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi aktif yang selama ini diberikan oleh Pengajian Al-Hidayah. Ia juga memberikan pesan khusus kepada Muliyani agar menyambut masa pensiun dengan rasa bangga atas tuntasnya amanah kedinasan. "Jangan bersedih, Ibu. Ini merupakan sebuah keberhasilan karena Ibu sudah menjalankan amanah sampai pensiun," tutur Tiorita memberikan penguatan emosional.
Berdasarkan analisis awak media, pelibatan organisasi keagamaan perempuan seperti Al-Hidayah merupakan strategi komunikasi publik yang sangat jitu untuk meredam potensi gesekan sosial serta mempercepat penyampaian pesan pembangunan. Tiorita menegaskan bahwa para ibu anggota Al-Hidayah bertindak sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam merawat kerukunan umat.
Sebagai langkah konkret perluasan jangkauan organisasi, Tiorita berencana berkoordinasi dengan para camat untuk merintis pembentukan kepengurusan baru di enam kecamatan yang belum memilikinya. Saat ini, kepengurusan Al-Hidayah telah aktif di 17 dari total 23 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Langkat.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, Tiorita juga membuka pintu komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat luas yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung. Kebijakan pro-rakyat ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang inklusif dan terbuka terhadap kritik maupun masukan konstruktif demi kemajuan bersama di Bumi Langkat.