Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor John secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme serta gairah besar masyarakat Indonesia terhadap dunia si kulit bundar. Menurut pengamatan tim redaksi, pujian ini mencerminkan bagaimana potensi besar sepak bola nasional mulai mendapat sorotan serius di level internasional, terutama di tengah berbagai pembenahan ekosistem olahraga yang sedang digalakkan di Tanah Air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pandangannya yang disampaikan pada acara Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Windsor John menegaskan bahwa kemajuan pesat sebuah industri olahraga tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada federasi saja. Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai diskusi panel, ia menilai keterlibatan aktif dari unsur pemerintah, para investor, pemimpin olahraga, hingga pemangku kepentingan lainnya merupakan harga mati demi menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Berdasarkan analisis awak media, penekanan pada kolaborasi lintas sektor ini menjadi sinyal penting bahwa transformasi sepak bola nasional memerlukan fondasi manajerial yang kokoh. "Menyatukan pemerintah, para pemimpin dunia olahraga, investor dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk bertukar gagasan, menantang pola pikir konvensional dan membangun kemitraan yang membentuk rasa," ujar Datuk Seri Windsor John dalam sesi Building a Sustainable Football Ecosystem.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti kedekatan emosional serta pengalamannya selama bertahun-tahun menyaksikan langsung denyut nadi sepak bola di Indonesia. Mengutip laporan dari berbagai pengamat, kecintaan masyarakat yang tak pernah surut ini harus diimbangi dengan tata kelola profesional agar mampu melahirkan prestasi elite sekaligus menjadi penggerak ekonomi sosial yang masif bagi kawasan Asia.