Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diselimuti kabut asap tebal pada hari ini, membuat jarak pandang bagi para pengendara di jalan raya mengalami penipisan. Berdasarkan pantauan citra sebaran asap oleh Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I, fenomena ini meluas ke berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala BBMKG Wilayah I Hendro Nugroho menjelaskan bahwa sebaran asap terpantau jelas di berbagai daerah mulai dari Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, hingga kawasan Tapanuli dan Labuhanbatu. "Sebaran asap wilayah Sumatera Utara terdeteksi di sejumlah kabupaten dan kota," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan analisis awak media dari data pemantauan titik panas, kemunculan asap ini dipicu oleh adanya sejumlah titik api yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Asahan dan Labuhanbatu sehari sebelumnya. Kondisi tersebut langsung berdampak pada kondisi atmosfer lokal.
Dampak asap tebal ini terlihat nyata pada Stasiun Meteorologi Silangit dan Aek Godang yang mencatat jarak pandang merosot di angka empat hingga lima kilometer saja. Meskipun demikian, hasil pengukuran kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikel polutan PM2.5 masih berada pada ambang batas baik hingga sedang.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak BBMKG menghimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di luar ruangan. Pengendara diminta untuk selalu menjaga jarak aman serta menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai demi keselamatan di jalan.