Loading
Kabayan News Medan Kabayan News Medan
/home / teknologi / Polisi Peringatkan Modus Baru Bobol...
TEKNOLOGI

Polisi Peringatkan Modus Baru Bobol Kripto Lewat Email Diretas

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 12 September 2026
Seorang pria sedang menggunakan komputer laptop untuk memeriksa keamanan email

Seorang pria sedang menggunakan komputer laptop untuk memeriksa keamanan email

Kepolisian Singapura (SPF) mengeluarkan peringatan keras mengenai tren peningkatan kasus pembobolan akun mata uang kripto yang menyasar pengguna internet. Berdasarkan laporan kepolisian, para pelaku kejahatan siber menggunakan celah dari akun email korban yang telah disusupi untuk mengambil alih aset digital mereka secara ilegal.

Berdasarkan analisis awak media, modus operandi ini kerap memanfaatkan keteledoran pengguna yang gemar menggunakan kombinasi kata sandi serupa untuk berbagai platform online yang berbeda. Data penyelidikan menunjukkan bahwa sejumlah akun email korban sebelumnya sempat terpapar dalam kebocoran data di berbagai platform lain, yang kemudian dieksploitasi oleh pelaku.

Dalam aksinya, para penipu kerap menyaring kotak masuk email korban guna melacak bursa kripto yang digunakan serta menyembunyikan jejak kejahatan dengan membuat aturan otomatis seperti pengarsipan atau penghapusan pesan. Menurut keterangan resmi kepolisian, pelaku kemudian mengajukan permohonan pengaturan ulang kata sandi dan mencegat kode verifikasi satu waktu (OTP) milik korban.

Menghadapi ancaman kejahatan siber yang kian marak ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu mengaktifkan autentikasi multifaktor serta menghindari penggunaan kata sandi yang berulang. Pengguna juga disarankan untuk rutin memeriksa pengaturan keamanan email guna mendeteksi aktivitas mencurigakan sebelum menjadi korban penipuan berikutnya.

Topics
kripto keamanan siber singapura penipuan online peretasan email kepolisian teknologi
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.