Sebuah insiden ledakan hebat melanda rumah mewah di Perumahan Grand Polonia Medan, Sumatra Utara, pada Senin (20/7/2026). Seorang saksi mata bernama Danu (43) mengungkap momen mencekam saat mendengar teriakan minta tolong hingga melihat bayi berlumuran darah usai ledakan terjadi.
Cahaya Putih dan Suara Ledakan Dahsyat
Baca Juga
-
BMKG Minta Warga Waspada, Medan dan Deli Serdang Berpotensi Hujan Malam Ini
BBMKG Wilayah I memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatra Utara, termasuk Medan dan Deli...
-
Evakuasi Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Terkendala Material Runtuh
Tim SAR gabungan menghadapi kendala berupa material bangunan yang labil dan akses sempit saat...
-
Nobar Final Pesta Bola 2026 di Medan Sukses, Meutya Hafid Tekankan Kerja Sama
Kementerian Komdigi sukses menggelar nobar final Pesta Bola 2026 di Medan. Menteri Meutya Hafid...
-
Sambil Nobar Piala Dunia 2026 di Medan, Menkomdigi Ajak Jaga Sportivitas
Menkomdigi Meutya Hafid bersama Wali Kota Medan Rico Waas menggelar nobar final Piala Dunia 2026...
Danu menceritakan, insiden bermula saat dirinya sedang bekerja di salah satu rumah yang berada dekat dengan lokasi kejadian. Tiba-tiba, ia melihat kilatan cahaya putih yang langsung disusul oleh suara dentuman keras.
"Hitungan per detik ada cahaya putih terus langsung muncul ledakan," ujar Danu saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).
Evakuasi Sopir Terjepit dan Suara Teriakan Minta Tolong
Kaget dengan suara tersebut, Danu langsung berlari keluar rumah. Ia mendapati seorang sopir mobil yang melintas terjepit reruntuhan material bangunan akibat dampak ledakan tersebut.
"Ada sopir yang melintas di situ, dia minta tolong. Kondisinya stabil cuman dia ketimpa batu, terjepit," kata Danu yang langsung bergegas menolong sang sopir.
Temukan Bayi Berlumuran Darah dan Bau Gas Menyengat
Di tengah proses penyelamatan sopir, Danu mendengar teriakan suara wanita dari lantai atas bangunan. Saat menengok ke atas, ia melihat pemandangan memilukan berupa seorang bayi yang sudah berlumuran darah.
"Ada di atas itu teriakan saat saya mengevakuasi sopir, saya lihat di atas itu ada anak bayi, berlumuran darah. Makanya saya minta tolong ke tukang bangunan," tambahnya. Danu juga mengaku mencium bau gas yang menyengat bersama warga lain di sekitar lokasi ledakan.
Data Korban Kejadian
Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi. Empat orang dinyatakan selamat, termasuk balita J (2), Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.
Sementara itu, satu korban tertimpa reruntuhan berhasil dievakuasi, dan dua orang lainnya dilaporkan masih terjebak di dalam puing-puing bangunan.