Tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala dalam proses evakuasi korban tertimpa reruntuhan usai insiden ledakan di sebuah rumah mewah kawasan Grand Polonia, Medan, Selasa (21/7/2026). Petugas berpacu dengan waktu meski dihadapkan pada risiko bahaya dari struktur bangunan yang tidak stabil.
Material Bangunan Labil dan Akses Sempit
Baca Juga
-
BMKG Minta Warga Waspada, Medan dan Deli Serdang Berpotensi Hujan Malam Ini
BBMKG Wilayah I memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatra Utara, termasuk Medan dan Deli...
-
Nobar Final Pesta Bola 2026 di Medan Sukses, Meutya Hafid Tekankan Kerja Sama
Kementerian Komdigi sukses menggelar nobar final Pesta Bola 2026 di Medan. Menteri Meutya Hafid...
-
Saksi Dengar Teriakan dan Lihat Bayi Berlumuran Darah Usai Ledakan di Medan
Saksi mata menceritakan kepanikan saat ledakan melanda perumahan mewah Grand Polonia Medan,...
-
Sambil Nobar Piala Dunia 2026 di Medan, Menkomdigi Ajak Jaga Sportivitas
Menkomdigi Meutya Hafid bersama Wali Kota Medan Rico Waas menggelar nobar final Piala Dunia 2026...
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan bahwa kondisi material bangunan pascaledakan sangat membahayakan keselamatan personel di lapangan.
"Material bangunan yang runtuh ini mengalami labilitas, sehingga membahayakan medan.brocksfoodanddrink.com/tag/tim-sar" class="tag-link">tim SAR gabungan saat masuk," kata Hery, Selasa (21/7/2026).
Selain ancaman rontokan material, jalan masuk menuju titik pencarian juga sangat terbatas. "Tantangan medan.brocksfoodanddrink.com/tag/tim-sar" class="tag-link">tim SAR gabungan di lokasi juga akses menuju lantai 2 itu sangat sempit," tambahnya.
Pencarian Difokuskan di Lantai Dua
Hery menjelaskan, rumah berlantai tiga yang menjadi sumber medan.brocksfoodanddrink.com/tag/ledakan" class="tag-link">ledakan tersebut kini dalam penanganan intensif. Fokus pencarian utama difokuskan di area lantai dua bangunan.
"Tim akan mencoba melaksanakan proses medan.brocksfoodanddrink.com/tag/evakuasi" class="tag-link">evakuasi yang kita fokuskan pada lantai 2 bangunan yang runtuh," jelas Hery.
Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan
Guna mempercepat proses medan.brocksfoodanddrink.com/tag/evakuasi" class="tag-link">evakuasi, sebanyak 400 personel gabungan diterjunkan langsung ke lokasi kejadian. Petugas juga mengerahkan empat unit alat berat untuk menyingkirkan reruntuhan berukuran besar.
Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang teridentifikasi berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi. Empat orang dinyatakan selamat, meliputi balita berinisial J (2), Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.
Sementara itu, satu korban lain yang tertimpa material runtuhan telah berhasil dievakuasi. Insiden medan.brocksfoodanddrink.com/tag/ledakan" class="tag-link">ledakan di kawasan pemukiman elit ini diduga akibat kebocoran pipa gas tanam.