Tim nasional Spanyol disambut meriah oleh sekitar dua juta pendukung di pusat kota Madrid pada Senin (20/7/2026) waktu setempat. Perayaan masif ini digelar usai skuat "La Roja" memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 lewat kemenangan tipis 1-0 atas Argentina di MetLife Stadium, Amerika Serikat.
Pesta Perayaan di Kota Madrid
Baca Juga
-
Bek Argentina Cristian Romero Tolak Jabat Tangan Donald Trump di Final Piala Dunia
Bek Argentina Cristian Romero mengabaikan jabat tangan Presiden AS Donald Trump saat upacara...
-
Kalahkan Argentina Lewat Perpanjangan Waktu, Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Spanyol sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina melalui gol...
-
Donald Trump Ikut Naik ke Podium Juara Piala Dunia 2026, Picu Momen Canggung
Presiden AS Donald Trump ikut naik ke podium juara Piala Dunia 2026 usai Spanyol mengalahkan...
-
Final Piala Dunia 2026, Paredes Dapat Kartu Merah usai Banting Gavi
Gelandang Argentina Leandro Paredes menerima kartu merah setelah menyerang Eric Garcia dan...
Skuat asuhan Luis de la Fuente mendarat di Bandara Madrid-Barajas pada sore hari sebelum memulai rangkaian agenda resmi. Rombongan tim sempat diterima oleh Raja Felipe VI di Istana Zarzuela dan Perdana Menteri Pedro Sanchez di Istana Moncloa.
Setelah agenda resmi selesai, para pemain mengarak trofi menggunakan bus atap terbuka menuju Plaza de Cibeles. Lautan manusia memenuhi jalanan ibu kota untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan sepak bola mereka yang mengamankan bintang kedua di jersey Spanyol.
Aksi Panggung Para Bintang
Puncak acara berlangsung di panggung utama Plaza de Cibeles dengan konser musik dan aksi panggung para pemain. Rodri, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, memimpin nyanyian bersama suporter di atas panggung.
Pahlawan kemenangan Spanyol, Ferran Torres, turut menjadi sorotan saat memamerkan trofi Piala Dunia. Pelatih Luis de la Fuente juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan luar biasa dari seluruh rakyat Spanyol sepanjang turnamen.
Pencapaian Bersejarah La Roja
Keberhasilan ini menjadi gelar juara dunia kedua bagi Spanyol setelah terakhir kali diraih pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Sepanjang turnamen, gawang Unai Simon tampil sangat kokoh dengan hanya kebobolan satu gol.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Spanyol di kancah sepak bola internasional. Pesta penutupan di Madrid berakhir dengan meriah saat para pemain dan pendukung menyanyikan lagu-lagu kemenangan hingga larut malam.